Bagaimana Cara Membaca Al Quran Yang Benar?

Bagaimana Cara Membaca Al Quran

Cara membaca Al Quran yang benar sangat diperlukan agar bacaan tersebut terdengar bagus dan indah. Selain itu bacaan yang benar akan membuat arti ayat-ayat Al quran juga tersampaikan. Karena sama seperti ketika berbicara, pelafalan yang salah akan membentuk kalimat yang salah, sehingga makna yang ingin disampaikan pun menjadi berbeda.

Al Quran sendiri merupakan sebuah kitab umat Islam, dimana didalamnya terdapat ajaran, perintah dan larangan dalam beribadah maupun menjalani kehidupan. Karena itu membacanya pun tidak boleh sembarangan. Jika baru sempat belajar membaca Al Quran di usia yang sudah dewasa pun tidak mengapa. Karena tidak ada kata terlambat jika ingin mendapatkan ilmu, terutama cara membaca Al Quran yang benar.

  • Mengenal dasar membaca Al Quran

Dasar yang dimaksud adalah dengan belajar mengenal huruf hijaiyah. Huruf hijaiyah terdiri dari 28 huruf yang jika dirangkai akan membentuk kalimat-kalimat pada ayat Al Quran. Jika dalam pelajaran bahasa Indonesia, huruf hijaiyah adalah abjad dan buku merupakan kumpulan dari abjad-abjad tersebut. Belajar huruf hijaiyah ini dimulai dari iqro. Ada 6 tingkatan iqro dengan kesulitannya masing-masing. Jika sudah lulus di tingkat 6 baru beralih membaca Al Quran.

  • Mengenal bunyi vocal dan panjang pendek bacaan

Setelah dari iqro maka tahap mengaji berikutnya adalah membaca Al Quran. Di sini akan mulai diperkenalkan tanda baca yang membentuk huruf vocal serta tanda panjang pendek sebuah huruf dilafalkan. Panjang pendek huruf ini sangat penting karena ikut berperan dalam aritnya juga.

  • Menggunakan teknik membaca Al Quran

Cara membaca Al Quran yang benar diringi dengan teknik bacaannya juga. Ada beberapa teknik yang harus dipelajari seperti idgham, idzar, ikhfa atau qalqalah. Kesemua teknik tersebut akan menentukan sebuah bacaan terdengar jelas, mendengung atau samar-samar. Pada level ini ada beberapa huruf hijaiyah yang harus dihapalkan dan dibagi berdasarkan golongan tekniknya.

  • Membaca dengan makhraj yang jelas

Makhraj adalah pelafalan huruf yang benar. Untuk pelajaran makhraj ini terbilang cukup susah terlebih terbentur dengan perbedaan dialek antara orang Indonesia dan arab. Dibutuhkan kesabaran serta latihan yang cukup sering untuk memperlancar makhraj huruf Al Quran tersebut.

  • Membaca dengan bentuk mulut yang sempurna

Membaca Al Quran harus dengan mulut yang terbuka, sesuai dengan pelafalan hurufnya. Terkadang ada yang membaca tetapi mulutnya tidak sampai bergerak, sehingga yang terdengar hanyalah seperti suara gumaman besar. Tentu hal tersebut tidak benar dan tidak akan terdengar jelas bagi orang yang mendengar. Karenanya usahakan untuk memenuhi hak huruf tersebut ketika dilafalkan oleh mulut.

  • Membaca dengan tartil dan stabil 

Tartil artinya bacaan Al Quran haruslah dengan jelas setiap hurufnya baik ketika diucapkan atau didengar orang lain. Selain itu ritme membacanya juga harus stabil, tidak boleh cepat atau terlalu lambat. Cara membaca Al Quran yang benar adalah dengan kecepatan sedang dan sesuai panjang atau pendek huruf Al Quran tersebut.