Doa Terhindar Dari Permusuhan

Bismillahirohmanirohim. Umumnya kita sebagai manusia tentu menginginkan punya banyak teman. Dan sebaliknya kita tidak ingin memiliki musuh walau satu pun, ya walau hanya satu orang saja. karenanya kita sering mendengar pepatah yang cukup populer yakni “Seribu teman masih kurang, satu musuh kebanyakan”, atau pepatah yang semisal dengan hal tersebut. Mengapa demikian? ya tidak lain karena memang rasanya sangat tidak nikmat jika kita memiliki musuh, hati gundah, selalu terpikir bagaimana mengalahkan dirinya, tidak tenang, terasa panas di dada, dan seterusnya dari berbagai macam penyakit hati terkumpul jika kita memiliki musuh walaupun hanya 1 orang. Karenanya hindarilah permusuhan walau terkadang sulit dihindari.

Sebaliknya dari memiliki musuh adalah nikmatnya memiliki teman bahkan sahabat. Dengan memiliki teman atau bahkan sahabat membuat diri kita menjadi lebih bahagia, membuat kita merasa lebih berharga, tenang, dan hati pun tidak terasa panas membara. Bahkan dengan memiliki teman membuat hati bisa berbunga-bunga merasakan Indahnya hidup kita sukai dan menyukai kita.

Tentunya ada berbagai macam tuntunan dalam bagaimana mencari teman dan bagaimana menghindari permusuhan. Yang jadi permasalahan adalah kain panduan dalam Bab akhlak Adakah panduan dalam bentuk doa agar kita tidak mendapatkan musuh?

Do’a Agar Terhindar Dari Permusuhan

Di tengah masyarakat ada sebuah doa yang cukup populer untuk menghindarkan diri dari permusuhan, doa tersebut berbunyi sebagai berikut:

اَللهُمَّ لاَتُشْمِتْ بِىْ عَدُوِّىْ وَلاَتَسُؤْبِىْ صَدِيْقِىْ وَلاَ تَجْعَلْ مُصِيْبَتِىْ فِىْ دِيْنِىْ وَلاَ تَجْعَلِ الدُّنْيَآ اَكْبَرَهَمِّىْ وَلاَ تُسَلِّطْ عَلَىَّ مَنْ لاَيَرْحَمُنِىْ يَاحَيُّ يَاقَيُّوْمُ

ALLOOHUMMA LAA TUSYMIT BII ‘ADUWWII WA LAA TASU’BII SHODIIQII WA LAA TAJ’AL MUSIIBATII FII DIINII WA LAA TAJ’ALID DUN-YA AKBARO HAMMII WA LAA TUSALLITH ‘ALAYYA MAL LAA YARHAMUNII YA HAYYUU YAA QOYYUUMU

Artinya :

Ya Allah! Janganlah jadikan musuhku gembira karena kesusahanku, dan janganlah jadikan temanku membuat kejahatan terhadapku, dan janganlah jadikan kemalanganku dalam urusan agamaku, dan janganlah jadikan kepentingan dunia menjadi pusat perhatianku, dan janganlah jadikan orang yang tidak berbelas kasihan ber maha raja lela atasku, wahai Tuhan yang hidup yang berdiri sendiri.

Coba kita perhatikan doa di atas ini. Doa ini memiliki makna yang cukup indah. Yang pertama doa ini diawali dengan kata “ya Allah”, memiliki makna bahwa yang kita mintakan golongan hanyalah Allah semata. Berikutnya kita meminta agar musuh kita tidak merasa gembira atas kesulitan yang menimpa kita, dan kita meminta agar teman-teman kita tidak menjadikan tergerak untuk berbuat jahat kepada kita.

Setelah itu kita tambahkan dengan permintaan kepada Allah agar menjadikan agama kita berantakan karena berantakan dalam urusan agama berat konsekuensinya di akhirat kelak. Kita pun memohon kepada Allah tidak menjadikan dunia sebagai terbesar dalam kehidupan kita. Selanjutnya kita memohon agar Allah tidak menjadikan orang-orang tidak memiliki belas kasihan menguasai kita dan kaum muslimin pada umumnya. Dan kita akhirnya permintaan ini dengan Kepada Allah sebagai Rabb Yang Maha hidup dan maha berdiri sendiri.

Kita lihat doa ini memiliki makna yang sangat indah dan baik. Secara umum kami belum menemukan sumber berdoa ini (mohon masukannya jika anda menemukannya), akan tetapi karena doa adalah bebas teksnya, maka kami harap tidak masalah untuk mengamalkan doa ini.

Tentunya tanpa mengkhususkan waktu, tempat, cara dan jumlahnya agar tidak terjerumus kedalam bid’ah. Karena untuk mengkhususkan doa dengan cara, jumlah, waktu, dan tempat tertentu merupakan satu hal yang butuh kepada dalil yang shahih dari nabi Shallallahu Alaihi Wasallam.

Do’a Yang Lain Dari Quran

Sebagai tambahan ada juga sebuah doa yang menarik agar kita tidak memiliki rasa permusuhan kepada saudara kita yang lain, yakni sebuah doa yang terdapat di dalam al-quran yang sangat indah, yakni doa permintaan agar terhindar dari rasa dengki sebagaimana berikut:

وَالَّذِينَ جَاءُوا مِنْ بَعْدِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آَمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

“Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshor), mereka berdoa, ‘Wahai Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan tumbuh kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Wahai Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.’” (QS. Al-Hasyr:10)

Kalau doa yang satu ini jelas sumbernya karena berasal langsung dari Alquran. Silakan anda baca dan anda amalkan dan mudah-mudahan bermanfaat bagi kehidupan anda di dunia dan di akhirat kelak. Amin.