Do’a Saat Marah – Ketika Marah Bacalah Do’a Ini

Bacaan Taawudz Ketika Marah

Setiap muslim selalu diajarkan untuk berbuat baik kepada sesamanya, untuk selalu bersyukur saat mendapat kemudahan dan kenikmatan, juga diajarkan agar selalu bersabar saat menghadapi permasalahan atau hal yang tidak menyenangkan. Sayang sekali seringkali kita tidak dapat menguasai emosi kita saat menghadapi hal yang tidak menyenangkan (tidak sesuai harapan), dan itu membuat kita menjadi marah. Ini tidak seharusnya terjadi.

Sayangnya juga, hal-hal seperti ini hampir pasti terjadi dalam kehidupan kita, hal yang tidak diharapkan terjadi dan kita berusaha menahan marah akan tetapi serasa tidak tertahankan atau terlanjur keluar menjadi marah dan bahkan murka. Nah, dalam kondisi seperti ini Islam memberikan tuntunannya yaitu do’a di kala marah.

Do’a Saat Marah – Untuk Menghilangkan Amarah

Islam mengajarkan kepada kita untuk membaca dan melakukan beberapa kalimat di bawah ini untuk menghilangkan marah kita:

إِني لأعلمُ كَلِمَةً لَوْ قالَهَا لذهبَ عنهُ ما يجدُ، لَوْ قالَ: أعوذُ بالله مِنَ الشَّيْطانِ الرَّجيمِ، ذهب عَنْهُ ما يَجدُ

Sungguh saya mengetahui ada satu kalimat, jika dibaca oleh orang ini, marahnya akan hilang. Jika dia membaca ta’awudz:

A-’UUDZU BILLAAHI MINASY SYAITHAANIR-RAJIIM (aku berlindung kepada Allah dari syaithan yang terkutuk), marahnya akan hilang

Sumber: konsultasisyariah, HR Bukhari-Muslim

Sebuah do’a yang sangat ringkas sekali, mudah dihafal bahkan mungkin sudah kita hafal. Hanya satu kalimat saja (kalimat ta’awudz) akan dapat membantu kita untuk menghilangkan amarah, karena pada dasarnya marah itu berasal dari syaithan.

Adapun do’a untuk menghilangkan amarah, bisa kita baca sehari-hari supaya dijauhkan dari sifat pemarah dan diberikan sifat yang tetap lurus meskipun saat marah, bisa kita pergunakan do’a sebagai berikut:

أَسْأَلُكَ كَلِمَةَ الْحَقِّ فِي الْغَضَبِ وَالرِّضَى

AS-ALUKA KALIMATAL-HAQQI FIL-GHADHABI WAR-RIDHA

Aku memohon kepada-Mu perkataan yang benar pada saat marah dan ridha

Sumber: almanhaj, Shahîh. HR Ahmad (IV/264), an-Nasâ`i (III/54-55), dan Ibnu Hibban (no. 1968 –at-Ta’lîqâtul Hisân) dari Ammar bin Yasir Radhiyallahu anhuma

Sebuah do’a lainnya yang indah yang Nabi ajarkan, kita mohonkan kepada Allah agar dia memberikan kepada kita lisan yang selalu berkata benar, baik dalam kondisi kita sedang marah maupun kondisi sedang bahagia.