Do’a Ketika Akan Wudhu (Sebelum Berwudhu): Arab, Latin, Terjemah

Sy

Sebelum seorang muslim melakukan shalat, baik itu shalat lima waktu yang wajib ataupun shalat sunnah yang lainnya, maka mereka diwajibkan untuk melakukan pembersihan diri dari hadats besar dan hadats kecil. Untuk membersihkan hadats besar maka perlu untuk dilakukan mandi (ghusl), adapun untuk membersihkan diri dari hadats kecil diperlukan ablusi (wudhu).

Di masyarakat kita di Indonesia, sering diajarkan di berbagai sekolah, madrasah dan pesantren, bahwa sebelum berwudhu kita diperintahkan untuk mengucapkan do’a dan atau niat tertentu. Contohnya, dalam ibadah wudhu, kita diajarkan untuk mengucapkan do’a wudhu sebagai berikut ini:

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ جَعَلَ هذَاالْمَآءَ طَهُوْرًا رَبِّ اِنِّىْ اَعُوْذُبِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَاَعُوْذُبِكَ رَبِّ اَنْ يَحْضُرُوْنِ

AL HAMDULILLAAHIL LADZII JA’ALA HAADZAL MAA-A THOHUUROO ROBBI INNII A’UUDZUBIKA MIN HAMAZAATISY SYAYAATHIINI WA A’UUDZUBIKA ROBBI AYYAHDLURUUNI.

Segala puji bagi Allah yang menjadikan air ini suci dan menyucikan. Ya Allah, aku mohon berilndung kepada Mu dari godaan syaiton dan aku mohon perlindungan-Mu dari godaan syaiton yang akan datang.

Di atas adalah do’a yang sering diajarkan kepada kita sebelum melakukan wudhu.

Makna dan Kritik Untuk Do’a Sebelum Wudhu

Jika kita perhatikan lebih lanjut, secara makna tidak ada yang salah sama sekali dengan do’a ketika akan berwudhu di atas tersebut. Betapa tidak, isi dan makna yang dikandungnya bagus sekali. Pertama, kita memuji Allah yang telah menciptakan kita dan telah menciptakan air, karena mengaruniai kita air yang suci dan mensucikan yang dapat kita gunakan untuk berwudhu. Selanjutnya, kita berdo’a meminta tolong pada Allah agar terlindung dari godaan syaitan dan dari perbuatan syaithan yang akan mencelakai kita. Tidak ada yang salah sama sekali jika ditilik dari sisi makna kalimat.

Akan tetapi jika kita tilik dari jurusan fiqih, maka akan ada beberapa hal yang perlu dikritik. Yakni, do’a/niat berwudhu tersebut tidak pernah dicontohkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan tidak pernah diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Padahal jika niat di atas adalah bagian dari wudhu, tentunya telah beliau ajarkan kepada kita. Dengan menentukan waktu khusus dan tatacara khusus untuk beribadah, dikhawatirkan akan terjatuh ke dalam bid’ah. Maka karenanya, kami tidak menyarankan untuk membaca do’a khusus sebelum wudhu, dan langsung saja berwudhu. InsyaaAllah wudhunya tetap sah dan lebih sesuai dengan sunnah.