Tafsir Surat al-Baqarah Ayat 15

Surat Al Baqarah Ayat 15 Tafsir Albaqarah Ayat 15 Albaqaraah Ayat 15 Al Baqarah Ayat 15 Surat Albaqarah Ayat 15

وَإِذَا لَقُوا الَّذِينَ آمَنُوا قَالُوا آمَنَّا وَإِذَا خَلَوْا إِلَىٰ شَيَاطِينِهِمْ قَالُوا إِنَّا مَعَكُمْ إِنَّمَا نَحْنُ مُسْتَهْزِئُونَ

Dan bila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka mengatakan: “Kami telah beriman”. Dan bila mereka kembali kepada syaitan-syaitan mereka, mereka mengatakan: “Sesungguhnya kami sependirian dengan kamu, kami hanyalah berolok-olok” [QS Al-Baqarah: 15]

Tafsir Surat al-Baqarah Ayat 15

Ayat ini merupakan jawaban atas tindakan orang-orang munafik ketika mereka mengolok-olok agama Allah. Maka ayat ini turun sebagai bantahan atas tindakan mereka, hakikatnya merekalah yang justru diolok-olok oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan.

Ibnu Jarir mengatakan, Allah Subhanahu wa Ta’ala memberitahukan bahwa Dialah yang akan melakukan pembalasan terhadap orang-orang munafik itu kelak di akhirat, seperti yang dinyatakan dalam firman-NYA :

يَوْمَ يَقُولُ الْمُنَافِقُونَ وَالْمُنَافِقَاتُ لِلَّذِينَ آمَنُوا انْظُرُونَا نَقْتَبِسْ مِنْ نُورِكُمْ قِيلَ ارْجِعُوا وَرَاءَكُمْ فَالْتَمِسُوا نُورًا فَضُرِبَ بَيْنَهُمْ بِسُورٍ لَهُ بَابٌ بَاطِنُهُ فِيهِ الرَّحْمَةُ وَظَاهِرُهُ مِنْ قِبَلِهِ الْعَذَابُ

Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman: “Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebahagian dari cahayamu”. Dikatakan (kepada mereka): “Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu)”. Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa.

(QS. Al-Hadid :13)

Dalam ayat lain Allah berfirman :

وَلَا يَحْسَبَنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّمَا نُمْلِي لَهُمْ خَيْرٌ لِأَنْفُسِهِمْ إِنَّمَا نُمْلِي لَهُمْ لِيَزْدَادُوا إِثْمًا وَلَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌ

Dan janganlah sekali-kali orang-orang kafir menyangka, bahwa pemberian tangguh Kami kepada mereka adalah lebih baik bagi mereka. Sesungguhnya Kami memberi tangguh kepada mereka hanyalah supaya bertambah-tambah dosa mereka; dan bagi mereka azab yang menghinakan. (QS. Ali Imron :178)

Ibnu Jarir  mengatakan bahwa hal ini dan yang serupa dengannya merupakan ejekan, penghinaan, makar, dan tipu muslihat Allah Subhanahu wa Ta’ala terhadap orang-orang munafik dan orang-orang musyrik. Ketika mereka merasa telah melakukan ejekan, tipuan terhadapa Allah Subhanahu wa Ta’ala, justru sebenarnya merekalah yang ditipu oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Hal ini senada dengan firman-NYA :

وَمَكَرُوا وَمَكَرَ اللَّهُ وَاللَّهُ خَيْرُ الْمَاكِرِينَ

Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya.

(QS. Ali Imron :54)

Dan firman-Nya dalam ayat yang lain :

إِنَّ الْمُنَافِقِينَ يُخَادِعُونَ اللَّهَ وَهُوَ خَادِعُهُمْ

Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. (QS. An-Nisa :142)

Dalam ayat lain :

فَيَسْخَرُونَ مِنْهُمْ سَخِرَ اللَّهُ مِنْهُمْ

maka orang-orang munafik itu menghina mereka. Allah akan membalas penghinaan mereka itu (QS. At-Taubah :79)

demikian juga dengan ayat-ayat lain yang serupa merupakan berita dari Allah Subhanahu wa Ta’ala bahwa Dia pasti akan membalas terhadap mereka dengan balasan memperolok-olokan dan menyiksa mereka dengan tipuan, sebagaimana tipuan yang telah mereka lakukan. Kemudian berita mengenai balasan Allah dan siksaan-Nya kepada mereka diungkapkan dengan gaya bahasa yang sama dengan perbuatan mereka yang menyebabkan mereka berhak mendapat siksaan-Nya, akan tetapi memiliki makna yang berbeda.

Ibnu jarir kembali mengatakan bahwa makna yang dimaksud dalam ayat ini adalah; Allah memberitahukan perihal orang-orang munafik yang apabila mereka berkumpul dengan pemimpin-pemimpin mereka, mereka mengatakan, “sesungguhnya kami sependirian dengan kalian dalam mendustakan Muhammad dan apa yang didatangkannya. Sesungguhnya kata-kata yang kami ucapkan dan sikap yang kami perlihatkan kepada mereka hanyalah mengolok-olok mereka.” Maka Allah Subhanahu wa Ta’ala memberitahukan bahwa Dia membalas mengolok-olok mereka. Untuk itu Allah tampakan kepada mereka sebagian dari hukuman-hukuman di dunia, yaitu dengan terpeliharanya darah mereka begitu pula dengan harta mereka di dunia, padahal hal itu justru kebalikan apa yang akan mereka terima nanti di akhirat, yaitu berupa siksaan-siksaan bagi mereka.

Selain itu, Allah juga akan membiarkan mereka dalam kesesatan yang mereka lakukan, dan dihiasa dalam hati mereka segala bentuk kesesatan dan keburukan seolah tampak seperti kebaikan yang menyebabkan mereka semakin jauh tenggelam dalam kesesatan tersebut dan susah untuk bisa menerima kebaikan dan hidayah. Bahkan setiap kali mereka melakukan perbuatan dosa, maka Allah tambah nikmat baru kepada mereka yang hakikatnya merupaka azab bagi mereka sehingga membuat mereka terombang-ambing dalam dosa dan kesesatan. Hal ini sebagaimana firman-Nya :

فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ أَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّى إِذَا فَرِحُوا بِمَا أُوتُوا أَخَذْنَاهُمْ بَغْتَةً فَإِذَا هُمْ مُبْلِسُونَ-فَقُطِعَ دَابِرُ الْقَوْمِ الَّذِينَ ظَلَمُوا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa. – Maka orang-orang yang zalim itu dimusnahkan sampai ke akar-akarnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

(QS. Al-An’am :44-45)

Kemudian Allah akan menarik mereka semua kedalam kebinasaan sebagaimana firman-Nya :

وَالَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا سَنَسْتَدْرِجُهُمْ مِنْ حَيْثُ لَا يَعْلَمُونَ

Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, nanti Kami akan menarik mereka dengan berangaur-angsur (ke arah kebinasaan), dengan cara yang tidak mereka ketahui.

(QS. Al-A’rof : 182)

Surah Albaqarah Ayat 15 -20 Download Video Dunia Hanyalah Tipu Daya Belaka Albaqarah Ayat 15 Membaca Surat Albaqarah Ayat 15

Uus Suhendrik, Lc

Ust. Uus Suhendrik, Lc, alumnus fakultas syari’ah Jami’ah al-Imam Muhammad bin Su’ud cabang Jakarta (LIPIA) tahun 2013-2014