Tafsir Surat Al-Baqoroh Ayat 261

Ayat Sajadah An Nahl 49 50 Ayat Sajadah Kandungan Surat Al Baqarah 261 Kandungan Surat Al Baqarah Ayat 43 Surat Al Baqarah Ayat 4 Dan 5

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِئَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.

(QS. AL-BAQOROH : 261)

TAFSIR SURAT AL-BAQOROH AYAT 261

Ini merupakan perumpaan yang diberikan Allah ta’ala mengenai pelipatgandaan pahala bagi orang-orang yang menafkahkan harta kekayaan mereka di jalan Allah ta’ala dengan tujuan mencari keridoan-Nya. Dan bahwasanya kebaikan itu dilipatgandakan mulai dari sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat.

Allah berfirman :

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah”

yaitu dalam rangka menaati Allah ta’ala. Sedangkan Makhuk mengatakan “yang dimaksud adalah menginfakkan harta untuk jihad, berupa tali kuda, persiapan persenjataan, dan yang lainnya”.

Syabib bin Basyir meriwayatkan dari ikrimah, dari Ibnu abbas; “dirham yang dipergunakan untuk jihad dan ibadah haji akan dilipatgandakan sampai 700 kali lipat”. Oleh karena itu Allah berfirman :

كمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِئَةُ حَبَّةٍ

“serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji”

Perumpaan ini lebih menyentuh jiwa daripada menyebut bilangan langsung 700 kali lipat, karena perumpamaan tersebut mengandung isyarat bahwa pahala amal sholih itu dikembangkan oleh Allah ta’ala bagi para pelakunya, sebagaimana tumbuhan-tumbuhan, tumbuh subur bagi orang yang enanamnya di tanah yang subur. Dan dalam hadits juga telah disebutkan pelipatgandaan kebaikan sampai 700 kali lipat.

Imam Ahmad meriwayatkan sebuah hadits dari Ibnu Mas’ud, bahwasanya ada seorang laki-laki yang menginfakkan seekor untuk yang hidungnya telah diberi tali di jalan Allah. Lalu Rosululloh sholallohu ‘alaihi wasallam :

لتأتين يوم القيامة بسبعمائة ناقة مخطومة

“engkau pasti akan datang pada hari kiamat kelak, dengan tujuh ratus unta yang telah diberikan tali hidungnya”.

Dalam riwayat Muslim  dari A’masy berkata : “telah datang seorang laki-laki membawa unta yang telah diberikan tali, maka dia berkata “wahai Rosululloh ini infaq di jalan Allah ta’ala”. Maka Rosululloh sholallohu ‘alaihi wasallam bersabda :

لك بها يوم القيامة سبعمائة ناقة

“Bagimu dengan infaq unta ini sebanyak 700 unta pada hari kiamat”

Imam Ahmad meriwayatkan dalam hadits lain dari Abdulloh Bin Mas’ud, beliau berkata, telah bersabda Rosululloh sholallohu ‘alaihi wasallam :

إن الله عز وجل ، جعل حسنة ابن آدم بعشر أمثالها ، إلى سبعمائة ضعف ، إلا الصوم ، والصوم لي وأنا أجزي به ، وللصائم فرحتان : فرحة عند إفطاره وفرحة يوم القيامة ، ولخلوف فم الصائم أطيب عند الله من ريح المسك

“sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla telah menjadikan pahala kebaikan anak adam menjadi 10 kali lipat sampai 700 kali lipat, kecuali shaum. Dan shaum itu untuk Ku dan Aku yang akan membalasnya, dan bagi orang yang saum akan mendapatkan dua kebahagiaan, yaitu kebahagiaan saat dia iftornya (idul fitri) dan satu kebahagiaan pada hari kiamat, dan sesungguhnya bau mulutnya orang yang saum lebih wangi di hadapan Allah daripada minyak kesturi”

(HR. Ahmad)

Hadits yang semakna juga diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari sahabat Abu Hurairoh.

Imam Ahmad telah meriwayatkan hadits yang lain dari khorim bin Fatik, telah berkata. Telah bersabda Rosululloh sholallohu ‘alaihi wasallam :

من أنفق نفقة في سبيل الله تضاعف بسبعمائة ضعف

“barangsiapa yang berinfak dengan satu nafakah di jalan Allah, maka akan dilipatgandakan sampai 700 kali lipat”

Balasan pahala kebaikan bisa jadi lebih dari 700 kali lipat bahkan bisa sampai ribuan lipat hingga tak terbatas, sebagaimana disebutkan dalam hadits Nabi yang diriwayatkan oleh Abu Hurairoh tentang lipatan balasan kebaikan hingga ribuan kali lipat dalam tafsir firman Allah ta’ala:

مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً

“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak”

(QS. Al-Baqoroh : 245)

Ibnu Mardawih meriwayatkan hadits dari Ibnu Umar, beliau berkata, “ketika turun ayat :

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ

Maka Nabi sholallohu ‘alaihi wasallam bersabda “Wahai Tuhanku, tambahkanlah untuk umatku”. Maka Allah ta’ala menurunkan ayat :

مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً

“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak”

(QS. Al-Baqoroh : 245)

Beliau bersabda lagi “Wahai Tuhanku tambahkan lagi untuk umatku” maka Allah menurunkan ayat :

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.”

(QS. Az-Zumar :10)

Dan Allah akan melipatgandakan pahala kebaikan seseorang yang Dia kehendaki sesuai dengan kadar keikhlasan orang itu beramal, sesungguhnya Allah karunia-Nya Maha luas dan sangat banyak bahkan lebih banyak dari makhluk-Nya, dan Dia Maha Mengetahui siapa-siapa yang berhak dan siapa-siapa yang tidak berhak mendapatkannya.

Ayat Ayat Sajdah Ayat Sajdah Isi Kandungan Surat Al Baqarah Ayat 261 Tafsir Al Baqoroh 261 Al Baqarah 261 Dan Isi Kandungannya

Uus Suhendrik, Lc

Ust. Uus Suhendrik, Lc, alumnus fakultas syari’ah Jami’ah al-Imam Muhammad bin Su’ud cabang Jakarta (LIPIA) tahun 2013-2014