Tak Ada Hal yang Pasti

Tak Ada Yang Pasti Islam

Kepastian dan Ketidakpastian

Bila diamati, seringkali terlihat orang-orang mencari kepastian dalam hidupnya. Baik itu dalam hal mencari nafkah atau lainnya. Kata-kata “yang pasti-pasti saja” senantiasa terdengar dan banyak dilontarkan orang-orang. Misalnya menjadi pegawai menjadi pilihan karena dirasa akan mednapat penghasilan pasti tiap bulannya. Padahal bila disadari kepastian itu sejatikan tak ada. Hanya Tuhan YME yang mengetahui apa yang bakal dan pasti terjadi di esok hari.

Bila Anda mampu menyadari bahwa kepastian atau hal yang pasti itu tidak ada, maka satu hal yang wajib dilakukan yakni mengantisipasi ketidakpastian tersebut. Bagaimana caranya? Sejumlah penasehat investasi kerap menyarankan untuk tidak menyimpan telur di dalam satu keranjang. Nyatanya nasehat bijak dari penasehat investasi tersebut berlaku pula dalam bidang yang lain. Ketidakpastikan sebenarnya bukan untuk dihindari. Pasalnya ketidakpastikan itu tidak bisa dihindari.namun untuk diantisipasi. Jadi satu hal yang mesti dilakukan yaitu mengantisipasi ketidakpastian.

Mengantisipasi Ketidakpastian

Adapun cara mengantisipasi ketidakpastian tersebut cukup berbeda, bergantung dengan kondisi atau kasus yang dihadapi. Misalnya cara diversifikasi untuk mengantisipasi ketidakpastikan di dalam kebutuhan investasi, menjalin hubungan baik dan membina diri sebagai mungkin untuk ketidakpastian dalam karir, dan sebagainya. Dalam hal karir bila memang Anda keluar dari karir sebelumnya, Anda bisa juga memulai menjalankan bisnis sampingan sebagai antisipasi ketidakpastian.

Sebenarnya satu kasus ketidakpastikan bisa saja memiliki banyak alternatif selama Anda mau memikirkannya. Bila saat ini Anda belum mendapatan cara untuk mengantisipasi, bisa jadi Anda belum berpikir keras atau berburu informasi. Informasi bisa Anda peroleh dari banyak sumber, seperti buku, pelatihan, seminar, atau konsultasi secara langsung kepada ahlinya. Informasi yang luas dan tidak terduga memang bisa didapat dari mana saja atau orang lain. Kuncinya Anda bisa kreatif agar menemukan bermacam alternatif seperlu mengantisipasi ketidakpastian yang ditemukan dalam diri Anda.

Satu point terakhir yang perlu diperhatikan yaitu terkait waktu. Suatu ketidakpastian bisa datang kapan saja tanpa mengenal waktu. Ketidakpastian mungkin saja datang di saat Anda merasa aman dan nyaman bekerja di suatu instansi. Namun, tanpa diduga bisa saja usai waktu istirahat atasan Anda memanggil untuk memecat Anda. Suatu hal yang bisa saja terjadi bukan? Bila memang tidak, bisa pula terjadi musibah yang menyebabkan instansi Anda tidak dapat beroperasi lagi. Misalnya karena kemunculan pesaing anyar yang secara langsung dan mendadak menguasai pasar instansi Anda sebelumnya. Semua hal tersebut bisa terjadi kapan saja, hari ini, besok, lusa, minggu depan, bulan depan, atau tidak tahu kapan.

Sekarang, coba tanyakan kepada diri Anda sendiri. Apakah Anda sudah siap bila sewaktu-waktu Anda kehilangan tumpuan hidup selama ini? Hal tersebut jelas tidak pernah Anda harapkan, namun semua bisa saja terjadi. Sedia payung sebelum hujan, sekiranya pepatah tersebut begitu bijak bila diterapkan dalam kehidupan mulai saat ini. Selagi ada waktu, persiapkan diri Anda sebaik mungkin seperlu mengantisipasi semua kemungkinan yang bisa terjadi sembari tak lupa memohon pertolongan kepada Allah SWT


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *