Berani Ambil Resiko Adalah Awal Dari Kesuksesan

Ketika Anda ingin memulai perjalanan ke sebuah tempat, Anda pasti akan mendengar ucapan dari orangtua maupun orang sekitar Anda untuk berhati-hati di jalan. Saat Anda mendengar ucapan tersebut terlalu sering, secara tidak langsung yang terekam di benak Anda seumur hidup adalah pola “hati-hati” yang perlu diterapkan dalam setiap tindakan dan secara tidak langsung hal tersebut membuat Anda kehilangan banyak kesempatan maupun peluang yang bisa dimanfaatkan untuk mendapat keuntungan.

Pada prakteknya, pola hati-hati yang diterapkan, membuat Anda maupun orang lainnya, lebih ingin menjaga apa yang sudah dimiliki dan tidak ingin kehilangan apapun untuk sesuatu yang belum pasti. Namun terkadang, hasil yang didapat adalah kehilangan kesempatan untuk mengubah hidup kearah yang lebih baik. Dalam hidup, keberanian untuk menempuh resiko dalam sebuah tindakan yang berhubungan dengan usaha lebih bisa membuat Anda mendapat keuntungan yang lebih besar. Karena itulah dalam hidup, Anda tidak boleh mengesampingkan resiko apapun jika ingin mendapat hasil yang lebih maksimal.

Namun demikian, untuk meminimalisir kerugian yang mungkin muncul dari berbagai peluang beresiko yang diambil, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan, yaitu:

Ø     Berdoa kepada Allah SWT untuk melindungi Anda dari segala resiko yang merugikan Anda dan berdoa agar apapun yang Anda pilih nantinya memang yang terbaik untuk Anda maupun orang yang ada disekitar Anda.

Ø     Mau melakukan pengorbanan secara ikhlas, karena saat Anda mengambil resiko tentu diperlukan pengorbanan yang memungkinkan Anda kehilangan apa yang sudah dimiliki sebelumnya untuk mendapat hasil yang lebih baik.

Ø     Memperhitungkan segala jenis kemungkinan yang akan terjadi saat Anda mengambil resiko tertentu, baik dalam usaha maupun saat Anda dihadapkan pada pilihan pekerjaan. Sebagai contoh, saat Anda melamar pekerjaan di tiga tempat yang berbeda dan memiliki anggapan bahwa Anda akan diterima di tempat yang memberikan pendapatan paling tinggi. Adanya anggapan tersebut, bukan berarti Anda mengabaikan penawaran dari perusahaan yang gajinya lebih kecil, karena pada suatu saat bisa dimungkinkan Anda lebih berhasil dari perusahaan tersebut dari perusahaan lainnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *